Perkuat Koordinasi Penyuluh, BRMP Perkebunan Dorong Capai Target Pertanaman September
Labuhanbatu (15/09/2026)— Upaya mempercepat pencapaian target pertanaman pangan terus diperkuat melalui koordinasi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan jajaran penyuluh di Kabupaten Labuhanbatu. Salah satunya dilakukan melalui rapat koordinasi bersama para penyuluh pertanian yang berlangsung di Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendampingan program strategis Kementerian Pertanian dalam mengawal percepatan pertanaman di wilayah tersebut.

Rapat difokuskan pada evaluasi capaian sekaligus penguatan komitmen penyuluh dalam mengejar target pertanaman September 2026. Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian dan Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., mengikuti rapat melalui Zoom Meeting dan diwakili secara langsung oleh Anwar Pasaribu selaku Tim Satgas BRMP Perkebunan. Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, Ir. H. Agus Salim Ritonga, Kabid Sarana dan Prasarana Mangaraja Harahap, serta Katimker Penyuluh Kabupaten Labuhanbatu Antonius Silaban yang memandu jalannya rapat.

Untuk September 2026, Kabupaten Labuhanbatu mendapatkan target pertanaman sebesar 4.049 hektare. Dalam arahannya, Dr. I Ketut Kariyasa menyampaikan optimisme terhadap komitmen jajaran penyuluh dalam mengawal pencapaian target tersebut. “Saya memiliki optimisme dan keyakinan yang tinggi terhadap komitmen para penyuluh di Kabupaten Labuhanbatu. Dengan koordinasi dan kerja bersama, target yang telah diberikan dapat kita kawal dan upayakan pencapaiannya secara maksimal,” ujarnya melalui Zoom Meeting.

Menurutnya, penyuluh memiliki peran penting dalam memastikan proses pertanaman berjalan sesuai kondisi wilayah. Penyuluh tidak hanya bertugas melakukan pendataan, tetapi juga mengawal petani, memetakan potensi lahan, mengidentifikasi kendala, serta menyampaikan kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung percepatan pertanaman. Sebagai Penanggung Jawab (Pj.) Kabupaten Labuhanbatu, Dr. I Ketut Kariyasa juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan pertanaman dan mengoordinasikan berbagai kebutuhan bersama pemerintah daerah serta jajaran terkait.

Sementara itu, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu bersama para penyuluh menyampaikan kesiapan untuk terus melakukan pengawalan terhadap target yang telah ditetapkan. Masing-masing penyuluh didorong untuk memetakan potensi lahan di wilayah binaan serta memperkuat komunikasi dengan kelompok tani agar proses pertanaman berjalan optimal. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu turut memberikan dukungan terhadap upaya percepatan pertanaman dan penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, penyuluh, serta tim pendamping Kementerian Pertanian.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah konkret di lapangan dalam mengejar target pertanaman September sebesar 4.049 hektare. Dengan keterlibatan pemerintah daerah, penyuluh, petugas pendamping, dan petani, pencapaian target dapat terus dikawal secara terukur. Pendampingan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertanian untuk memastikan program peningkatan produksi pangan berjalan hingga tingkat lapangan melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah serta peran aktif penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian.